Pertumbuhan dan kelangsungan hidup
ikan
Pertumbuhan secara umum adalah perubahan dimensi (panjang,
berat, volume, dan ukuran) persatuan waktu baik individu maupun komoditas
(Effendi, 2007), adapun faktor yang mempengaruhi dalam pertumbuhan adalah faktor
internal yaitu keturunan (genetic), jenis kelamin, parasit dan penyakit. Serta
umur dan maturitas (Moyle and Cech
2004). Banyak faktor yang mempengaruhi
pertumbuhan baik faktor dari dalam maupun dari luar, faktor dari dalam meliputi
keturunan, umur, ketahanan terhadap penyakit dan kemampuan dalam pemanfaatkan
pakan, sedangkan faktor dari luar diantaranya suhu, kimia lingkungan air, dan
kualitas dan kuantitas pakan yang tersedia (Wibowo et al., 2009). Pertumbuhan akan terjadi bahwa jumlah pakan yang
akan dikonsumsi ikan lebih banyak dari pada jumlah yang diperlukan untuk
pemeliharaan tubuh dan menggantikan sel-sel yang rusak.
Kelangsungan hidup suatu populasi ikan merupakan
nilai presentase jumlah ikan yang hidup dari jumlah ikan yang ditebar dalam
satu wadah selama masa pemeliharaan tertentu (Effendi, 1997). Tingkat
kelangsungan hidup merupakan kebalikan dari mortalitas, ikan mengalami mortalitas
yang tinggi jika berada dalam kondisi stres, terutama disebabkan kekurangan
makanan dan kondisi lingkungan yang kurang baik sehingga mengakibatkan ikan
mudah terinfeksi penyakit. Hal ini berlangsung lama akan menyebabkan kematian
(Effendi, 2007).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar